::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

slide.gif
Program Doktor Print E-mail
Written by Administrator   
Article Index
Program Doktor
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7

Program Doktor Melalui Jalur Penelitian

Program doktor jalur penelitian adalah program doktor dengan proporsi SKS penelitian lebih besar dibandingkan dengan proporsi perkulihan. Dalam struktur kurikulum pendidikan doktor di IPB, total kredit minimum untuk program doktor jalur penelitian adalah 41 SKS, dengan jumlah kredit untuk perkulihan adalah 8 SKS, kolokium 1 SKS, seminar 2 SKS ( 2 kali seminar, 1 SKS per semester ), topik khusus 6 - 9 SKS, publikasi ilmiah selama masa studi 9 – 15 SKS (3 - 4 publikasi pada jurnal internasional dan atau nasional terakreditasi) dan disertasi 12 SKS.  Hanya program studi yang telah menyelenggarakan progam doktor jalur perkuliahan yang diperkenankan menyelenggarakan progam doktor melalui jalur penelitian.
Program doktor jalur penelitian dapat diisi oleh kegiatan-kegiatan berupa perkuliahan formal, studi bebas (independent study) yang diarahkan dan dipantau oleh komisi pembimbing, atau pembinaan khusus yang diberikan oleh komisi pembimbing. Guna mendukung kegiatan penelitian (disertasi), maka mahasiswa dapat diberikan tugas dalam bentuk topik khusus (PPS 700), dengan jumlah kredit disesuaikan dengan bobot penugasan yang diberikan, maksimum 3 SKS per topik.

a.  Persyaratan Calon Mahasiswa

  1. Calon mahasiswa program doktor jalur penelitian berasal dari lulusan Program Magister Sains (dalam negeri) atau Master of Science atau Master of Art (luar negeri)
  2. Calon mahasiswa menunjukkan capaian IPK tidak kurang dari 3.50 selama menempuh pendidikan magister. Mahasiswa yang memiliki IPK kurang dari 3.50 tetapi tidak kurang dari 3.40 secara selektif memungkinkan untuk diterima di program ini apabila menunjukkan jumlah dan mutu publikasi ilmiah yang luar biasa
  3. Calon mahasiswa melampirkan publikasi ilmiah (naskah asli utuh, bukan fotokopi dan bukan surat penerimaan untuk diterbitkan di suatu jurnal) sekurang-kurangnya 3 artikel dalam jurnal nasional terakreditasi atau 1 artikel dalam jurnal internasional yang ditulis selama lima tahun terakhir
  4. Calon mahasiswa melampirkan proposal penelitian yang fokus, mendalam, dan bersifat lanjut sehingga memungkinkan untuk menuju gelar doktor
  5. Calon mahasiswa menyusun rencana studi paripurna yang mempertelakan semua kegiatan yang akan dilakukan per semester sejak mulai mengikuti program doktor sampai dengan ujian terbuka
  6. Calon mahasiswa menunjukkan bukti tertulis bahwa ada sekurang-kurangnya dua orang dosen (masing-masing bergelar guru besar dan doktor dari program studi yang dituju) yang bersedia membimbing dengan mengacu pada proposal penelitian dan rencana studi paripurna seperti disebutkan pada butir 4 dan 5
  7. Calon mahasiswa menunjukkan bukti tertulis atau bukti lain yang meyakinkan mengenai ketersediaan dana riset untuk memperoleh gelar doktor dari penyandang dana (sponsor) atau atas biaya sendiri.

b.  Prosedur Seleksi Calon Mahasiswa

1.    Setiap calon mahasiswa mengajukan lamaran untuk mengikuti program doktor jalur penelitian dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan dan menyerahkan ke Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Pascasarjana sebelum masa pendaftaran ditutup. Terkait dengan hal ini calon mahasiswa harus berkonsultasi dengan calon pembimbing disertasi untuk menyepakati rencana studi paripurna dan proposal penelitian. Dalam memilih calon dosen pembimbing, selain minimal bergelar doktor, harap diperhatikan pula kesesuaian dengan topik penelitian dan beban jumlah bimbingan dari calon pembimbing tersebut
2.    Berkas lamaran akan diteliti oleh panitia dan apabila memenuhi syarat administrasi dibawa ke dalam Rapat Pleno I Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru untuk diputuskan apakah berkas lamaran dapat diteruskan ke program studi. Jika dapat diteruskan ke program studi, maka dilakukan seleksi tahap berikutnya di program studi. Hasil seleksi program studi dibawa ke dalam Rapat Pleno II Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru untuk mendapatkan keputusan akhir dan pengesahan
3.    Calon mahasiswa yang diterima akan diberi surat panggilan yang mencantumkan status penerimaan pada program doktor jalur penelitian serta informasi mengenai waktu verifikasi dan awal semester
4.    Mahasiswa program doktor jalur perkuliahan dapat mengajukan permohonan untuk pindah ke jalur penelitian dengan syarat sebagai berikut :
  • Dalam dua semester pertama mencapai IPK ≥ 3.75 dengan bobot minimal 18 SKS untuk mata kuliah bersandi 600-an dan atau 700-an.
  • Menunjukkan publikasi ilmiah (naskah asli utuh atau surat penerimaan untuk diterbitkan di suatu jurnal) sekurang-kurangnya 3 artikel dalam jurnal nasional terakreditasi atau 1 artikel dalam jurnal internasional dalam masa dua tahun terakhir
  • Melampirkan proposal penelitian yang fokus, mendalam, dan bersifat lanjut sehingga memungkinkan untuk menuju gelar doktor
  • Menyusun rencana studi paripurna yang mempertelakan semua kegiatan yang akan dilakukan per semester sejak mulai mengikuti program doktor sampai dengan pelaksanaan ujian terbuka
  • Menunjukkan bukti tertulis bahwa sekurang-kurangnya ada 2 dosen bergelar doktor yang bersedia menjadi pembimbing

c.  Evaluasi Kemajuan Studi

1.    Mahasiswa program doktor jalur penelitian diharapkan mengikuti tahapan-tahapan sebagai berikut :
  • Semester pertama dan kedua mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan bobot minimal 9 SKS, mendiskusikan proposal penelitian, kolokium, ujian prelim, dan mengikuti seminar nasional atau internasional
  • Semester ketiga dan keempat mahasiswa melakukan penelitian, mengikuti seminar nasional atau internasional, dan menulis publikasi ilmiah
  • Semester kelima dan keenam mahasiswa menulis disertasi, publikasi ilmiah, melaksanakan seminar doktor, ujian tertutup dan ujian terbuka
2.    Evaluasi kemajuan mahasiswa dilakukan pada setiap akhir semester dengan tolok ukur IPK pada semester yang terakhir, IPK kumulatif, dan kesesuaian perkembangan studi dengan tahapan yang diharapkan
3.    Mahasiswa program doktor jalur penelitian wajib mempublikasikan hasil penelitiannya minimum 3 (tiga) artikel dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau 2 (dua) jurnal ilmiah internasional yang sesuai dengan bidangnya. Sebelum mahasiswa program doktor jalur penelitian melaksanakan ujian tertutup, satu artikel harus sudah dipublikasikan dan dua artikel lagi sudah diterima untuk publikasi yang dinyatakan dengan surat resmi penerimaan artikel dari penerbit jurnal ilmiah yang menyebutkan volume, nomor, dan tahun penerbitan jurnal yang bersangkutan.
4.    Mahasiswa yang tidak menunjukkan kemajuan yang memuaskan akan mendapat surat teguran secara bertahap, mulai dari surat peringatan masa studi, meningkat ke surat peringatan, surat peringatan keras, surat proses DO (drop out), sampai ke surat DO (drop out)
 



 
< Prev

Menu Utama

Home
Pendaftaran Online
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
FAQs
Isi Buku Tamu
Agenda
Link
Pencarian
Jadwal
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
Milis Alumni SPs
Milis Jadwal Seminar
Perpustakaan IPB
Katalog Online
Email IPB
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
Home IPB
SIMAK PASCA IPB
Fakultas

Statistik

Members: 4429
News: 590
Web Links: 8

Sedang Online

We have 9 guests online
Menurut Anda Tampilan Website ini
 

Sosial Media

SPs On Twitter

Pascasarjana On FB

Pascasarjana On Group

Home