The 10th UC Summer School 2026 Dimulai dengan Pembelajaran Daring Lintas Negara

The 10th UC Summer School 2026 Dimulai dengan Pembelajaran Daring Lintas Negara

online UC SC 2026
Berita

The 10th UC Summer School 2026 Dimulai dengan Pembelajaran Daring Lintas Negara

The 10th UC Summer School 2026 Awali Program dengan Pembelajaran Daring Lintas Negara dan Disiplin

Bogor — The 10th UC Summer School 2026 bertema “Agromaritime: Integrated Land–Sea Systems for Sustainable Resource Management” mengawali rangkaian program dengan fase pembelajaran daring yang berlangsung pada 17–28 Agustus 2026.

Sebelum memasuki rangkaian kegiatan luring di kampus IPB University, peserta mengikuti berbagai aktivitas akademik secara daring selama sebelas hari. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi kuliah umum, dialog tematik bersama pakar IPB University, diskusi kelompok, kuis, seminar riset mahasiswa pascasarjana, serta showcase pusat-pusat riset.

Selain kegiatan pembelajaran bersama, peserta juga mengikuti jalur self-learning dan menyusun studi kasus secara interdisipliner. Kegiatan tersebut dirancang sebagai bekal bagi peserta sebelum mengikuti rangkaian pembelajaran lapangan yang akan dilaksanakan di Situ Gunung, Gunung Walat, dan Pulau Pramuka.

Fase pembelajaran daring kemudian ditutup dengan pembekalan teknis dan orientasi antarbudaya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan luring sekaligus membangun pemahaman mengenai keberagaman budaya sebelum bertemu dan berinteraksi secara langsung di Indonesia.

Mempertemukan Mahasiswa Pascasarjana dari Berbagai Negara

The 10th UC Summer School 2026 diikuti oleh sekitar 37 mahasiswa pascasarjana, baik tingkat magister maupun doktoral, yang berasal dari berbagai negara. Peserta berasal dari Filipina, Thailand, Malaysia, Taiwan, Jepang, Peru, Meksiko, Inggris, Myanmar, dan Indonesia.

Keberagaman peserta juga terlihat dari latar belakang bidang keilmuan yang diikuti. Para peserta memiliki keahlian yang beragam, mulai dari kehutanan, biologi, ilmu tanah, perikanan, ekonomi pertanian, hingga bioteknologi tanaman.

Keragaman latar belakang tersebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam proses pembelajaran. Peserta didorong untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan bekerja sama dalam menyelesaikan studi kasus melalui pendekatan lintas disiplin.

Melalui ruang belajar lintas negara dan bidang keilmuan tersebut, The 10th UC Summer School 2026 tidak hanya menjadi wadah pengembangan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang terbentuknya jejaring akademik dan kolaborasi internasional di antara para peserta.

Menyiapkan Perspektif Terpadu Pengelolaan Sumber Daya

Mengusung tema Agromaritime, program ini menempatkan keterkaitan antara sistem darat dan laut sebagai bagian penting dalam memahami pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Rangkaian pembelajaran daring menjadi tahap awal bagi peserta untuk membangun pemahaman konseptual sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pengalaman pembelajaran lapangan. Melalui pendekatan interdisipliner dan kolaboratif, peserta diajak melihat tantangan pengelolaan sumber daya tidak hanya dari satu perspektif keilmuan, tetapi sebagai sebuah sistem yang saling terhubung.

Dengan semangat tersebut, The 10th UC Summer School 2026 diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa pascasarjana dari berbagai negara untuk belajar, bertukar gagasan, membangun jejaring, dan merumuskan perspektif bersama dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya darat dan laut secara berkelanjutan.