Sekolah Pascasarjana IPB University Menerima Visitasi Tim Auditor dari Sucofindo

Sekolah Pascasarjana (SPs) IPB University menerima visitasi tim auditor dari Sucofindo International Certification Services dalam rangka Sertifikasi Penerapan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) ISO 21001:2018 di Gedung SPs IPB University Dramaga Bogor, (12-13/12). Tim Asesmen dari Sucofindo yaitu Holys (Audit Team Leader) dan Andi Dewi Sartika Syamsul (Auditor).
 
SMOP ISO 21001:2018 ini merupakan standar yang merinci persyaratan dan menyediakan panduan untuk menetapkan, menerapkan, memelihara, meninjau dan meningkatkan sistem manajemen untuk organisasi pendidikan. Sedangkan kategori sertifikasi ISO 21001:2018 untuk SPs IPB University yaitu, terkait dengan pengelolaan program studi (Prodi) magister dan doktor multi/interdisiplin, Program Profesi Insinyur (PPI) dan pelayanan administrasi pendidikan.

Dekan SPs University, Prof Anas Miftah Fauzi menyampaikan terima kasih atas kehadiran auditor dari Sucofindo melakukan assessment terhadap SPs IPB University untuk mendapatkan sertifikat ISO 21001:2018. Harapannya dengan adanya sertifikat ISO 21001:2018 ini dapat menjadi panduan SPs IPB University untuk memberikan pelayanan pendidikan secara prima.

“Kami menyadari proses ini bukan hanya untuk mendapatkan sertifikat saja, akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana proses menyiapkan segala perangkatnya. Mulai dari Prosedur Operasional Baku (POB), mekanisme monitoring dan evaluasi (Monev) dan sebagainya yang dapat dirumuskan menjadi acuan stakeholder. Tujuannya agar peringkat SPs IPB University dapat naik sesuai dengan moto kami, ramah dan berkualitas untuk memberikan motivasi dan dorongan agar memberikan keramahan tetapi juga tetap menjaga kualitas,” ujarnya.

Prof Anas Miftah Fauzi menyampaikan rasa syukur proses audit dapat berjalan dengan lancar. Menurutnya tidak ada temuan minor maupun mayor dan lebih banyak observasi sifatnya saran yang baik dan tentunya SPs IPB University berkomitmen untuk merespon secepatnya.

Sementara itu, Holys memberikan apresiasi kepada SPs IPB University atas kerjasamanya yang baik dalam proses visitasi. Berdasarkan hasil audit, mereka hanya menemukan temuan observasi. Oleh karena itu, SPs IPB University dapat direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat ISO 21001:2018. Ia menyampaikan bahwa saat ini di Indonesia yang sudah mendapatkan sertifikat ISO 21001:2018 belum banyak dan SPs IPB University merupakan salah satunya.
 
“SPs IPB University harus menindaklanjuti observasi dengan batas waktu dua bulan sejak laporan ini diterbitkan. Minimal ada sebuah pertimbangan atau rencana selanjutnya tanpa perlu membuktikan adanya tindakan yang sudah dilakukan, karena sifatnya hanya memberikan saran dan masukan saja,” ujarnya. (HBL/Zul) Source : https://www.ipb.ac.id/news/