::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

MKM
Batas Masa Studi S3 Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008

Masa studi program doktor adalah 3 tahun (6 semester). Pada kondisi tertentu yang dinilai memenuhi syarat oleh Pimpinan SPs, mahasiswa dengan persetujuan komisi pembimbing dan ketua program studi dapat mengajukan perpanjangan masa studi. Semua persyaratan untuk memperoleh gelar doktor harus sudah dipenuhi dalam waktu selama-lamanya tidak lebih dari 5 (lima) tahun atau 10 (sepuluh) semester sejak mahasiswa terdaftar di program doktor SPs, termasuk mahasiswa dengan status setengah beban.

Masa Mukim

Mahasiswa pada program doktor paling sedikit harus mengikuti 4 (empat) semester (2 tahun) kuliah dan penelitian beban penuh di SPs-IPB sebelum dapat mengikuti ujian disertasi.

 
Evaluasi Kemajuan Studi S3 Melalui Jalur Penelitian Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008
  1. Mahasiswa program doktor jalur penelitian diharapkan mengikuti tahapan-tahapan sebagai berikut:

     a. Semester pertama dan kedua mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan bobot minimal 9 SKS, mendiskusikan proposal penelitian, kolokium, ujian prelim, dan mengikuti seminar nasional atau internasional.

     b.  Semester ketiga dan keempat mahasiswa melakukan penelitian, mengikuti seminar nasional atau internasional, dan menulis publikasi ilmiah.

     c.  Semester kelima dan keenam mahasiswa menulis disertasi, publikasi ilmiah, melaksanakan seminar doktor, ujian tertutup dan ujian terbuka.

  2. Evaluasi kemajuan mahasiswa dilakukan pada setiap akhir semester dengan tolok ukur NMR pada semester yang terakhir, NMR kumulatif, dan kesesuaian perkembangan studi dengan tahapan yang diharapkan.
  3. Mahasiswa program doktor jalur penelitian wajib mempublikasikan hasil penelitiannya minimum 3 (tiga) artikel dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau 2 (dua) jurnal ilmiah internasional yang sesuai dengan bidangnya. Sebelum mahasiswa program doktor jalur penelitian melaksanakan ujian tertutup, satu artikel harus sudah dipublikasikan dan dua artikel lagi sudah diterima untuk publikasi yang dinyatakan dengan surat resmi penerimaan artikel dari penerbit jurnal ilmiah yang menyebutkan volume, nomor, dan tahun penerbitan jurnal yang bersangkutan.
  4. Mahasiswa yang tidak menunjukkan kemajuan yang memuaskan akan mendapat surat teguran secara bertahap, mulai dari surat peringatan masa studi, meningkat ke surat peringatan, surat peringatan keras, surat proses DO (drop out), sampai ke surat DO (drop out).
 
Prosedur Seleksi Calon Mahasiswa S3 Melalui Jalur Penelitian Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008
  1. Setiap calon mahasiswa mengajukan lamaran untuk mengikuti program doktor jalur penelitian dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan pada laman pendaftaran online di http://pmbpasca.ipb.ac.id untuk diserahkan ke Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Pascasarjana sebelum masa pendaftaran ditutup. Terkait dengan hal ini calon mahasiswa harus berkonsultasi dengan calon pembimbing disertasi untuk menyepakati rencana studi paripurna dan proposal penelitian. Dalam memilih calon dosen pembimbing, selain minimal bergelar doktor, harap diperhatikan pula kesesuaian dengan topik penelitian dan beban jumlah bimbingan dari calon pembimbing tersebut.
  2. Berkas lamaran akan diteliti oleh panitia dan apabila memenuhi syarat administrasi dibawa ke dalam Rapat Pleno I Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru untuk diputuskan apakah berkas lamaran dapat diteruskan ke program studi. Jika dapat diteruskan ke program studi, maka dilakukan seleksi tahap berikutnya di program studi. Hasil seleksi program studi dibawa ke dalam Rapat Pleno II Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru untuk mendapatkan keputusan akhir dan pengesahan.
  3. Calon mahasiswa yang diterima akan diberi surat panggilan yang mencantumkan status penerimaan pada program doktor jalur penelitian serta informasi mengenai waktu verifikasi dan awal semester.

 

 
Persyaratan Calon Mahasiswa S3 Melalui Jalur Penelitian Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008
  1.  Calon mahasiswa program doktor jalur penelitian berasal dari lulusan Program Magister Sains (dalam negeri) atau Master of Science atau Master of Art (luar negeri).
  2. Calon mahasiswa menunjukkan capaian NMR tidak kurang dari 3.50 selama menempuh pendidikan magister. Mahasiswa yang memiliki NMR kurang dari 3.50 tetapi tidak kurang dari 3.40 secara selektif memungkinkan untuk diterima di program ini apabila menunjukkan jumlah dan mutu publikasi ilmiah yang luar biasa.
  3. Calon mahasiswa melampirkan publikasi ilmiah (naskah asli utuh, bukan fotokopi dan bukan surat penerimaan untuk diterbitkan di suatu jurnal) sekurang-kurangnya 3 artikel dalam jurnal nasional terakreditasi atau 1 artikel dalam jurnal internasional yang ditulis selama lima tahun terakhir.
  4. Calon mahasiswa melampirkan proposal penelitian yang fokus, mendalam, dan bersifat lanjut sehingga memungkinkan untuk menuju gelar doktor.
  5. Calon mahasiswa menyusun rencana studi paripurna yang mempertelakan semua kegiatan yang akan dilakukan per semester sejak mulai mengikuti program doktor sampai dengan ujian terbuka.
  6. Calon mahasiswa menunjukkan bukti tertulis bahwa ada sekurang-kurangnya dua orang dosen (masing-masing bergelar guru besar dan doktor dari program studi yang dituju) yang bersedia membimbing dengan mengacu pada proposal penelitian dan rencana studi paripurna seperti disebutkan pada butir 4 dan 5.
  7. Calon mahasiswa menunjukkan bukti tertulis atau bukti lain yang meyakinkan mengenai ketersediaan dana riset untuk memperoleh gelar doktor dari penyandang dana (sponsor) atau atas biaya sendiri.
 
Evaluasi Kemajuan Studi S3 Melalui Jalur Perkuliahan Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008

1.     Mahasiswa program doktor jalur perkuliahan diharapkan mengikuti tahapan-tahapan sebagai berikut:       

 a.  Semester pertama, kedua, dan ketiga mahasiswa mengikuti perkuliahan, mendiskusikan proposal penelitian, kolokium, ujian prelim, melakukan penelitian dan mengikuti seminar nasional atau internasional.

 b.  Semester keempat mahasiswa melakukan penelitian, mengikuti seminar nasional atau internasional, dan menulis publikasi ilmiah.

 c.  Semester kelima dan keenam mahasiswa menulis disertasi, publikasi ilmiah, melaksanakan seminar doktor, ujian tertutup dan ujian terbuka.


2.   Evaluasi kemajuan mahasiswa dilakukan pada setiap akhir semester dengan tolok ukur NMR pada semester yang terakhir, NMR kumulatif, dan kesesuaianperkembangan studi dengan tahapan yang diharapkan.


3.     Mahasiswa program doktor jalur perkuliahan wajib mempublikasikan hasil penelitiannya minimum 1 (satu) artikel dalam jurnal ilmiah internasional atau 1 (satu) artikel dalam jurnal ilmiah nasional yang terakreditasi sebelum melaksanakan ujian tertutup. Dalam keadaan terpaksa, mahasiswa dapat menunjukkan bukti bahwa artikelnya telah diterima untuk publikasi yang dinyatakan dengan surat resmi penerimaan artikel dari penerbit jurnal ilmiah yang menyebutkan volume, nomor, dan tahun penerbitan jurnal yang bersangkutan.


4.     Mahasiswa yang tidak menunjukkan kemajuan yang memuaskan akan mendapat surat teguran secara bertahap, mulai dari surat peringatan masa studi, meningkat ke surat peringatan, surat peringatan keras, surat proses DO (drop out).  Bila peringatan secara bertahap tersebut tidak dipenuhi, maka mahasiswa akan dihentikan studinya melalui Surat DO yang ditetapkan oleh SPs. Mahasiswa S3 yang sudah di drop out (DO) dari SPs IPB tidak diperkenankan untuk mendaftar kembali pada program S3 di SPs IPB.

 

 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Next > End >>

Results 469 - 477 of 536
Home