::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

slide1.gif
MKM
Ujian Kualifikasi S3 Print E-mail
Written by Administrator   

Mahasiswa program doktor diwajibkan untuk mengikuti ujian kualifikasi untuk menjamin penguasaan ilmu dan kesiapan melakukan penelitian. Pelaksanaan ujian kualifikasi diatur oleh program studi yang bersangkutan dan dilaksanakan oleh panitia ujian kualifikasi di masing-masing program studi/mayor.

 

 

Ujian kualifikasi dapat  dilakukan dalam bentuk ujian tertulis dan dalam bentuk ujian lisan yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

 

1.       Penguasaaan metodologi penelitian di bidang ilmunya.

2.       Penguasaaan materi  bidang ilmunya baik yang bersifat dasar maupun kekhususan.

3.       Kemampuan penalaran termasuk kemampuan untuk mengadakan abstraks.

4.       Kemampuan sistematisasi dan perumusan hasil pemikiran
 

Mahasiswa melakukan ujian kualifikasi paling lambat pada akhir semester ke 3 (tiga) dengan catatan sudah memiliki susunan komisi pembimbing.  Ujian lisan dilakukan apabila mahasiswa telah lulus ujian tertulis.

 

Ujian kualifikasi ditempuh maksimum dua kali.  Mahasiswa yang gagal lulus ujian kualifikasi untuk kedua kalinya tidak diperkenankan untuk mengikuti program doktor selanjutnya.

 

 
Komisi Pembimbing S3 Print E-mail
Written by Administrator   

Komisi pembimbing mahasiswa program doktor berjumlah 3 (tiga) orang dan apabila sangat diperlukan dapat ditambah hingga 5 (lima) orang yang diketuai oleh seorang guru besar IPB dengan anggota komisi bergelar doktor. Anggota komisi pembimbing dapat berasal dari luar program studi/mayor pilihan atau dari instansi/perguruan tinggi di luar IPB yang kewenangannya diakui oleh SPs. Bagi program studi/mayor yang belum mempunyai staf pengajar guru besar, komisi pembimbing dapat diketuai oleh seorang doktor minimum dengan jabatan lektor dengan catatan salah seorang anggota komisi harus seorang guru besar.

 

Komisi pembimbing sudah ditentukan paling lambat pada akhir semester 1 (satu), kecuali untuk program doktor jalur penelitian, paling tidak ketua komisi pembimbing sudah ditentukan pada saat mahasiswa diterima di SPs berdasarkan rencana penelitian yang diusulkannya. Jika karena suatu hal memerlukan pembimbing dari luar IPB, maka pembimbing tersebut diangkat berdasarkan penilaian terhadap curriculum vitae (CV). Pembimbing dari luar IPB tidak boleh lebih dari satu orang. Pengangkatan komisi pembimbing dilakukan dengan SK Dekan SPs.

 

Komisi pembimbing membantu penyusunan mata kuliah (Program Doktor Jalur Perkuliahan) atau menyusun persiapan (Program Doktor Jalur Penelitian) serta memberikan bimbingan kepada mahasiswa dari sejak penyusunan usulan, pelaksanaan penelitian sampai publikasi dan penulisan disertasi. Komisi pembimbing dengan diketahui oleh koordinator program studi/mayor dapat mengusulkan penghentian studi mahasiswa kepada Dekan jika mahasiswa dianggap tidak menunjukkan kemajuan.  

 
Batas Masa Studi S3 Print E-mail
Written by Administrator   

Masa studi program doktor adalah 3 tahun (6 semester). Pada kondisi tertentu yang dinilai memenuhi syarat oleh Pimpinan SPs, mahasiswa dengan persetujuan komisi pembimbing dan ketua program studi dapat mengajukan perpanjangan masa studi. Semua persyaratan untuk memperoleh gelar doktor harus sudah dipenuhi dalam waktu selama-lamanya tidak lebih dari 5 (lima) tahun atau 10 (sepuluh) semester sejak mahasiswa terdaftar di program doktor SPs, termasuk mahasiswa dengan status setengah beban.

Masa Mukim

Mahasiswa pada program doktor paling sedikit harus mengikuti 4 (empat) semester (2 tahun) kuliah dan penelitian beban penuh di SPs-IPB sebelum dapat mengikuti ujian disertasi.

 
Evaluasi Kemajuan Studi S3 Melalui Jalur Penelitian Print E-mail
Written by Administrator   
  1. Mahasiswa program doktor jalur penelitian diharapkan mengikuti tahapan-tahapan sebagai berikut:

     a. Semester pertama dan kedua mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan bobot minimal 9 SKS, mendiskusikan proposal penelitian, kolokium, ujian prelim, dan mengikuti seminar nasional atau internasional.

     b.  Semester ketiga dan keempat mahasiswa melakukan penelitian, mengikuti seminar nasional atau internasional, dan menulis publikasi ilmiah.

     c.  Semester kelima dan keenam mahasiswa menulis disertasi, publikasi ilmiah, melaksanakan seminar doktor, ujian tertutup dan ujian terbuka.

  2. Evaluasi kemajuan mahasiswa dilakukan pada setiap akhir semester dengan tolok ukur NMR pada semester yang terakhir, NMR kumulatif, dan kesesuaian perkembangan studi dengan tahapan yang diharapkan.
  3. Mahasiswa program doktor jalur penelitian wajib mempublikasikan hasil penelitiannya minimum 3 (tiga) artikel dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau 2 (dua) jurnal ilmiah internasional yang sesuai dengan bidangnya. Sebelum mahasiswa program doktor jalur penelitian melaksanakan ujian tertutup, satu artikel harus sudah dipublikasikan dan dua artikel lagi sudah diterima untuk publikasi yang dinyatakan dengan surat resmi penerimaan artikel dari penerbit jurnal ilmiah yang menyebutkan volume, nomor, dan tahun penerbitan jurnal yang bersangkutan.
  4. Mahasiswa yang tidak menunjukkan kemajuan yang memuaskan akan mendapat surat teguran secara bertahap, mulai dari surat peringatan masa studi, meningkat ke surat peringatan, surat peringatan keras, surat proses DO (drop out), sampai ke surat DO (drop out).
 
Prosedur Seleksi Calon Mahasiswa S3 Melalui Jalur Penelitian Print E-mail
Written by Administrator   
  1. Setiap calon mahasiswa mengajukan lamaran untuk mengikuti program doktor jalur penelitian dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan pada laman pendaftaran online di http://pmbpasca.ipb.ac.id untuk diserahkan ke Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Pascasarjana sebelum masa pendaftaran ditutup. Terkait dengan hal ini calon mahasiswa harus berkonsultasi dengan calon pembimbing disertasi untuk menyepakati rencana studi paripurna dan proposal penelitian. Dalam memilih calon dosen pembimbing, selain minimal bergelar doktor, harap diperhatikan pula kesesuaian dengan topik penelitian dan beban jumlah bimbingan dari calon pembimbing tersebut.
  2. Berkas lamaran akan diteliti oleh panitia dan apabila memenuhi syarat administrasi dibawa ke dalam Rapat Pleno I Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru untuk diputuskan apakah berkas lamaran dapat diteruskan ke program studi. Jika dapat diteruskan ke program studi, maka dilakukan seleksi tahap berikutnya di program studi. Hasil seleksi program studi dibawa ke dalam Rapat Pleno II Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru untuk mendapatkan keputusan akhir dan pengesahan.
  3. Calon mahasiswa yang diterima akan diberi surat panggilan yang mencantumkan status penerimaan pada program doktor jalur penelitian serta informasi mengenai waktu verifikasi dan awal semester.

 

 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Next > End >>

Results 469 - 477 of 560

Menu Utama

Home
Pendaftaran Online
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
FAQs
Isi Buku Tamu
Agenda
Link
Pencarian
Jadwal
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
Milis Alumni SPs
Milis Jadwal Seminar
Perpustakaan IPB
Katalog Online
Email IPB
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
Home IPB
SIMAK PASCA IPB
Fakultas

Statistik

Members: 8607
News: 642
Web Links: 8

Sedang Online

We have 25 guests online

Sosial Media

SPs On Twitter

Pascasarjana On FB

Pascasarjana On Group

Home