::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

MKM
Magister Profesional Industri Kecil Menengah (MPI) [S2] Print
Written by Administrator   
Rabu, 10 September 2008

Ketua Program Studi : Musa Hubeis

Visi:

Mengembangkan SDM IKM antisipatif, mandiri dan produktif melalui jenjang pendidikan profesional yang mengikuti perkembangan, serta kemajuan ilmu dan teknologi (IPTEK).

Misi:

  1. Mengembangkan program pendidikan profesional yang adaptif, kompetitif dan sinergik dalam upaya peningkatan mutu dan profesionalitas IKM berbasis pengetahuan melalui kerjasama antar berbagai pelaku di tingkat nasional maupun internasional.
  2. Mempersiapkan lulusan pascasarjana profesional bermutu dan terakreditasi yang didukung oleh penguasaan IPTEK segera terap dalam mengelola IKM mandiri dan mengembangkan kewirausahaan.

Tujuan Pendidikan:

  1. Menghasilkan lulusan pascasarjana melalui jalur pendidikan profesional yang segera terap di berbagai sektor ekonomi, diantaranya sub sektor Industri Kecil Menengah (IKM) (pertanian, agribisnis dan agroindustri) yang didukung oleh kemampuan teoritis dan praktis.
  2. Menghasilkan lulusan pascasarjana profesional yang memiliki pengetahuan komprehensif (multi dan inter disiplin)  terhadap pengembangan berbagai kegiatan  inovatif produktif.
  3. Membina dan mengembangkan jejaring antar dunia akademik, dunia usaha, kalangan pengusaha dan masyarakat luas dalam menghasilkan lulusan pascasarjana profesional yang memiliki tingkat kepedulian dan konsistensi tinggi dalam pembangunan nasional.

Kompetensi Lulusan:
Program ini dirancang dengan pendekatan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan IKM. Dengan pendekatan ini, kurikulum dan silabus perkuliahan disesuaikan dengan kebutuhan kerja profesional di bidang IKM yang ada, yang akan dibentuk dan yang akan dikembangkan dengan basis manajemen dan teknologi, serta ilmu-ilmu pendukung lainnya.

Kurikulum:
Kurikulum PS-MPI mengintegrasikan keilmuan, aplikasi dan pengalaman karir peserta dalam menghasilkan lulusan potensial yang mengerti bidang kerjanya (profesi), merupakan suatu upaya pembentukan profesionalisme (etos kerja dan etika profesi) yang mendalam dan bersifat tailor made (masa studi singkat dan program terminal). 
Dengan memperhatikan tujuan PS-MPI yang berintikan pengembangan penguasaan kombinasi akademik dengan kompetensi profesional, maka kurikulum yang disusun menjurus pada pembinaan kemampuan manajemen dan teknologi terapan secara terpadu atau dikenal sebagai konsep manajemen teknologi di bidang IKM yang didukung oleh pengetahuan pendukung lainnya sebagai dasar untuk mencapai kompetensi lulusan. 

Silabus perkuliahan program MPI dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kualifikasi tinggi dalam bidang IKM. Perkuliahan dilakukan dengan sistem modul yang berlangsung selama 13 bulan, dengan rincian matrikulasi 1 bulan, perkuliahan 9 bulan (3 triwulan) dan karya akhir berupa proyek industri/kewirausahaan, magang dan tugas mandiri selama 3 bulan.  Kurikulum tersebut terdiri dari 4 modul, yaitu Modul 0 (12 skt), Modul 1 (15 skt), Modul 2 (15 skt) dan Modul 3 (22 skt).
Modul 0 merupakan suatu overview yang bertujuan untuk memberikan pemahaman sistematik dan komprehensif dari suatu konsep dasar.  Mata kuliah yang terdapat pada modul ini masing-masing berbobot 1-3 skt (total 12 skt).
Modul 1 merupakan materi pilar/inti yang bertujuan untuk memberikan  pemahaman pola pikir teknologi, manajerial dan ekonomi pada umumnya.  Terdapat 6 (enam) mata kuliah pada modul ini, dengan masing-masing berbobot 1-4 skt (total 15 skt).
Modul 2 merupakan materi penunjang yang bertujuan untuk memberikan kemampuan analisis dalam menangani kegiatan pengelolaan dan pengembangan IKM secara spesifik.  Terdapat 5 (lima) mata kuliah pada modul ini dengan masing-masing bobot 1-4 skt (total 15 skt).
Modul 3  merupakan sinergi dari modul-modul sebelumnya (0, 1 dan 2) yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan profesional (skill dan knowledge) dalam mengelola ataupun mengembangkan IKM. Mata kuliah yang terdapat pada modul ini berorientasi pada kajian khusus yang berdampak pada individu maupun kelembagaan dengan masing-masing berbobot  1-4 skt  (total 22 skt).

Bidang Kajian:
1. Manajemen : Pemasaran, keuangan, produksi, sistem personalia dan strategik.
2. Kewirausahaan : Pendirian/pengembangan usaha.
3. Pemberdayaan : Potensi usaha, pengembangan ekonomi wilayah.
4. Teknologi : Aplikasi teknologi informasi, pengolahan produk.
5. Hal yang relevan.

 
Magister Teknologi Informasi untuk Perpustakaan (MTP) [S2] Print
Written by Administrator   
Rabu, 10 September 2008

Ketua Program Studi: Aziz Kustiyo

Visi
Menjadikan program magister unggulan bertaraf internasional di bidang teknologi informasi dan perpustakaan modern (digital library).

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan program Magister Teknologi Informasi untuk Perpustakaan (MTP)
  2. Menghasilkan lulusan profesional (baca: Jalur profesi) yang didukung kemampuan manajerial dan budaya saing tinggi di bidangnya
  3. Membangun dan mengembangkan jejaring kerjasama penelitian dan pelayanan masyarakat di bidang teknologi dan informasi perpustakaan.

Tujuan Pendidikan
Program Studi Magister Teknologi untuk Perpustakaan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk :

  1. mengembangkan dan memutakhirkan teknologi informasi dan perpustakaan dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode, perilaku ilmiah, dan juga ketrampilan implementasi,
  2. memecahkan masalah pada teknologi informasi dan perpustakaan melalui aktivitas riset dan pengembangan secara ilmiah,
  3. mengembangkan performa profesional yang terefleksikan dalam analisis masalah secara intelejen, komprehensif, serta penanganan masalah yang terintegrasi pada profesi yang sama atau berbeda,

Kompetensi Lulusan
Lulusan program studi MTP memiliki kemampuan melakukan kajian, perancangan dan pemecahan masalah dari suatu sistem perpustakaan, kearsipan dan manajemen pengetahuan yang mendayagunakan teknologi informasi.

Kurikulum

 
Penganugerahan Gelar Doktor Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008

Gelar doktor secara resmi diberikan setelah mahasiswa berhasil memenuhi persyaratan jumlah SKS, ujian kualifikasi, penelitian, publikasi ilmiah, seminar, ujian tertutup dan berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka IPB, serta menyerahkan disertasi yang sudah final dan ditandatangani lengkap oleh komisi pembimbing, ketua program studi, dan Dekan SPs. Disertasi final yang telah lengkap ditandatangani tersebut diserahkan kepada SPs selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah ujian terbuka. Bagi lulusan program doktor yang akan mengikuti wisuda, disertasi final harus sudah diterima oleh SPs paling lambat 10 (sepuluh) hari sebelum pelaksanaan wisuda. Ijazah akan diberikan apabila mahasiswa telah memiliki SKL dan selesai diproses pembuatannya sesuai POB yang berlaku.  Surat Keterangan Lulus (SKL) akan diberikan setelah disertasi final tersebut diterima oleh SPs.

 
Ujian Terbuka S3 Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008

Calon doktor yang sudah dinyatakan lulus dalam ujian tertutup dapat diajukan untuk mengikuti ujian terbuka. Ujian terbuka bertujuan untuk menguji kemampuan calon doktor dalam mempertahankan disertasinya termasuk yang mencakup wawasan keilmuan dan penerapannya yang lebih luas.

 

Penguji ujian terbuka terdiri dari komisi pembimbing, penguji di luar komisi pembimbing yang berasal dari staf pengajar IPB atau perguruan tinggi lainnya serta dari lembaga pemerintah atau pihak swasta yang terkait dengan topik disertasi yang bersangkutan.

 

 
Ujian Tertutup S3 Print
Written by Administrator   
Senin, 08 September 2008

Ujian tertutup dilaksanakan di hadapan komisi pembimbing, dua orang penguji luar komisi (minimum satu orang dosen IPB), wakil program studi dan fakultas/SPs, bertempat di homebase untuk menguji berbagai kompetensi yang dipunyai seorang calon doktor. Jika dinilai belum layak, maka mahasiswa dapat dinyatakan tidak lulus dan diberi kesempatan satu kali untuk mengulang, paling cepat dua bulan sesudah pelaksanaan ujian pertama. Mahasiswa yang tidak lulus ujian tertutup dua kali berturut-turut dinyatakan tidak layak untuk memperoleh gelar doktor dan dinyatakan drop out dari SPs IPB. Ujian tertutup dilaksanakan setelah mahasiswa menyelesaikan penelitian, seminar, publikasi pada jurnal ilmiah terakreditasi, dan penulisan disertasinya.

 

Sebelum ujian tertutup, minimum sudah dilaksanakan empat kali pertemuan secara formal dalam bentuk sidang komisi antara mahasiswa dengan komisi pembimbing, guna secara bersama-sama membantu mengarahkan pelaksanaan dan mempub­likasikan serta menuliskan hasil penelitian yang berkualitas.

 

Mahasiswa program doktor jalur perkuliahan wajib mempublikasikan hasil penelitiannya minimum 1 (satu) artikel dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau jurnal ilmiah internasional yang sesuai dengan bidangnya. Sedangkan bagi mahasiswa program doktor jalur penelitian, mahasiswa wajib mempublikasikan hasil penelitiannya minimum 3 (tiga) artikel dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau jurnal ilmiah internasional yang sesuai dengan bidangnya. Sebelum yang bersangkutan melaksanakan ujian tertutup program doktor, satu artikel sudah dipublikasikan dan dua artikel lagi sudah diterima untuk publikasi yang dinyatakan dengan surat resmi penerimaan artikel dari penerbit jurnal.

 

 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Next > End >>

Results 469 - 477 of 546
Home